Posted in college, experience, koas, medicine, pendidikan dokter

Iseng Berhadiah

Sore itu, aku dihubungi oleh salah satu dokter residen di bagian jantung. Dia memberitau bahwa mahasiswa yang pernah penelitian di bagian jantung, bisa ikut mengirimkan abstrak penelitiannya untuk dimajukan ke sesi poster dalam acara Jogja Cardiology Update 2017. Setelah izin dengan dokter pembimbing skripsiku, aku segera mengirimkan abstrak skripsi melalui email. Kurang lebih 3 minggu setelahnya, ada email masuk yang memberitaukan bahwa abstrakku diterima sebagai moderated poster session dan aku bisa mengikuti acara JCU 2017 dengan free registration.

Continue reading “Iseng Berhadiah”

Posted in Japan, Travelling, trip

Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 3)

Ini bagian terakhir cerita perjalananku ke kyoto-osaka. Bagian sebelumnya bisa dibaca di part 1 dan part 2. Pada postingan kali ini aku mau cerita tentang jalan-jalan di Osaka sebelum keesokan harinya aku harus balik lagi ke Tokyo. Hari itu merupakan hari Minggu, aku bangun jam 6 pagi terus sholat Subuh (fyi karena lagi winter baru masuk waktu subuhnya emang sekitar jam 6). Lanjut tidur lagi terus bangun sekitar jam 9an, aku dan temanku siap-siap untuk pergi ke tujuan pertama kami yaitu Osaka Castle. Sebelum masuk ke Osaka castle, kami jalan-jalan dulu di taman yang saat itu lagi mekar-mekarnya bunga plum. Ternyata ga kalah cantik sama bunga sakura, dan wanginya juga enak banget. Ada seorang bapak yang dengan senang hati menjelaskan ke kami tentang bunga plum ini dan dia bilang kalo musim semi akan lebih indah lagi.

Continue reading “Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 3)”

Posted in experience, Kisah, Travelling, trip

Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 2)

Setelah semalaman menghabiskan waktu dalam perjalanan bus Tokyo-Osaka, akhirnya aku tiba di stasiun bus Umeda di Osaka. Saat itu masih pagi dan matahari masih malu-malu untuk membagikan sinar dan kehangatannya. Cuaca dingin yang segera terasa saat aku turun dari bus membuatku ingin segera masuk ke dalam lounge stasiun bus Umeda. Di dalam lounge, aku memeriksa handphoneku dan ternyata sudah ada sms dari temanku yang isinya memberitahu bahwa dia sudah menungguku di lounge. Aku segera melihat sekitarku dan mencari temanku, namun sepertinya aku tidak menemukan dia di sana. Aku berusaha menelponnya dan saat telponku diangkat, aku melihat seseorang melambaikan tangan padaku dari luar lounge. Tidak salah lagi itu temanku. Sambil menarik koper kecilku, aku segera keluar lounge, menemui temanku sembari memeluknya melepas rindu. Kemudian kami berjalan ke stasiun kereta untuk menuju apartemennya. We talked so much about everything while we’re walking to her apartment.

Continue reading “Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 2)”

Posted in experience, Japan, Travelling, trip

Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 1)

Keluarlah dari zona nyamanmu karena kamu akan belajar banyak hal di luar sana. Di zona nyamanmu, tentu kamu akan merasa nyaman, tapi sayangnya dirimu kurang berkembang. Kamu merasa sudah cukup dengan apa yang kamu punya. Padahal banyak sekali potensi dirimu yang bisa kamu dapatkan jika kamu keluar dari zona nyaman.

Seperti pengalamanku saat pergi ke Osaka dari Tokyo. Sendirian. Literally being a solo traveller. Di negeri yang asing, yang bahasanya hanya sangat sedikit aku mengerti. Jadi ceritanya begini, aku yang saat itu sedang magang di salah satu perusahaan di Tokyo tertarik untuk pergi ke Osaka. Alhamdulillah ada seorang temanku yang sedang kuliah di Osaka sehingga di Osaka nanti aku bisa menumpang di apartemennya. Jarak antara Tokyo ke Osaka kurang lebih seperti jarak Jakarta-Yogyakarta. Begitu juga dengan daerahnya, kalo diibaratkan maka Tokyo itu ibarat Jakarta, ibu kota negara, kota metropolitan yang sangat maju dan padat dengan kesibukan masyarakatnya. Sedangkan Kyoto itu ibarat Yogyakarta, kota yang juga maju namun masih banyak budaya dan bangunan bersejarahnya. Kalo di Yogyakarta masih banyak candi, maka di Kyoto itu masih banyak kuil.

Continue reading “Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 1)”

Posted in experience, koas, medicine

Awal Masa Koas

Baru satu minggu koas, aku sudah belajar banyak hal tentang kehidupan, and I’m really looking forward to learn about everything during my clinical rotation. Alhamdulillah, aku menulis ini dalam keadaan bersyukur. Sangat bersyukur. Di tengah kebingungan, ketidakjelasan karena baru mulai koas selalu datang kebaikan yang tak terduga. Btw, di tulisan ini lebih ke cerita tentang curhatan diri sendiri selama satu minggu koas :p Jadi daripada nyesel baca sampe akhir, di skip aja no problemo. Cause this posting is dedicated for myself so one day I can look back here and read this posting again.

Continue reading “Awal Masa Koas”

Posted in Islam, Sharing

Dilema Upload Foto

Tulisan ini dibuat karena terinspirasi oleh fenomena orang-orang jaman sekarang yang dengan mudahnya mengupload foto, terutama foto diri sendiri, ke media sosial. Harus kuakui aku pun masih begitu (sekarang sudah mulai berusaha mengurangi). Iya prosesi upload foto itu seakan memunculkan aturan semu bahwa membagikan setiap jengkal kehidupan kita di media sosial adalah kewajiban, padahal tidak sama sekali. Bahkan ada yang setiap detik kegiatannya di upload dan diberitahukan kepada orang lain, tanpa berpikir apakah memang layak upload atau tidak. Mungkin karena mengupload foto juga sudah dianggap sebagai eksistensi diri, kalo tidak mengupload foto merasa ga gaul, merasa kuper, merasa ga hebat. Prosesi upload foto pun bisa menjadi sarana untuk bersaing, entah makna apa yang tersimpan di balik foto yang di upload. Mungkin ada rasa ingin menunjukkan keberhasilan diri, ada rasa ingin dipuji karena cantik/ganteng/keren, yang sangat rawan dengan rasa sombong. Ada juga yang sengaja ingin menunjukkan kehidupannya secara terbuka, tapi setelah orang-orang mulai berkomentar tentang hidupnya, justru marah, bilang “urus saja hidupmu sendiri”. Padahal siapa yang mulai, membuka hidupnya untuk orang lain tapi tak menerima bila kritik berdatangan. Huft.

Continue reading “Dilema Upload Foto”

Posted in dream

Melukis Impian

Bismillahirrohmanirrohim.

Pada postingan kali ini saya akan menulis tentang impian saya. Melukis impian ini terinspirasi dari TED Talknya “Draw your future – Patti Dobrowolski”. Setelah menonton itu saya menjadi tertarik untuk melukis impian saya, dan akhirnya lukisan yang sangat simpel dan  sederhana tentang impian ini saya buat di selembar kertas HVS. Mungkin lebih tepat disebut oret-oretan dibanding lukisan.

impian
Ini dia oret-oretan impian saya! 🙂

Continue reading “Melukis Impian”