Jika Umat Muslim Bersatu…

Setiap kali Ramadhan datang, ada satu hal yang selalu menyentak hatiku. Tepatnya saat melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid. Lihatlah semua umat muslim, mulai dari yang memang sering ke masjid hingga yang jarang bahkan tidak pernah sekalipun ke masjid, melangkahkan kakinya menuju panggilan Allah, menuju masjid terdekat untuk melaksanakan sholat tarawih berjamaah. Subhanallah, inilah salah satu keberkahan bulan Ramadhan.

Melihat pemandangan ini, sungguh aku tahu bahwa pada hakekatnya, dalam diri manusia ada fitrah untuk senantiasa berbuat baik dan menjauhkan diri dari perbuatan jahat. Nurani manusia selalu merindukan kedamaian dan ketenangan. Jauh di dalam lubuk hati manusia, pada dasarnya selalu ada kerinduan untuk terus menerus mengikuti jalan agama yang benar. Inilah fitrah manusia yang sesungguhnya, fitrah yang diajarkan Islam.

Sungguh senang rasanya melihat semua umat muslim berbaris menyeru panggilanNya, berbaris menyembahNya dan satu hal yang paling aku pikirkan adalah “Lihatlah, bagaimana kuatnya bila umat muslim di seluruh dunia ini bersatu” Dengan melihat barisan-barisan jamaah di masjid saja sudah membuatku berdecak kagum memikirkan betapa kuatnya kekuatan umat muslim apabila bersatu. Pun saat sholat idul fitri, barisan-barisan jamaah itu semakin ramai dan yang paling terlihat adalah saat  musim haji tiba, maka ratusan bahkan jutaan umat muslim berbondong-bondong mendatangi Kakbah. Dari foto saja sudah jelas terlihat “keramaian” umat muslim yang mengelilingi Kakbah. (Semoga kelak aku juga dapat mengunjungi Kakbah dan termasuk ke dalam keramaian orang-orang yang beribadah haji semata-mata hanya karena Allah ta’ala. Aamiin)

Aku mengingatkan kepada diriku dan kepada umat muslim, umat Nabi Muhammad, marilah kita bersatu dalam keimanan, bersatu dalam ketakwaan serta bersatu untuk selalu berusaha menggapai ridhoNya. Jangan sampai terbelah hanya karena berbeda suku, bangsa, budaya. Jangan sampai meninggalkan aturan-aturanNya hanya karena terpesona dengan kemeriahan dunia, takut pada pemimpin-pemimpin di dunia, takut pada serangan-serangan orang kafir, karena yang pantas ditakuti itu hanya Allah semata. Dan sungguh umat muslim itu bagaikan satu tubuh seperti hadis berikut ini.

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai umat muslim bersatu agar aturan-aturan Islam dapat tercermin tidak hanya dalam akhlak kita, ibadah-ibadah kita, tidak hanya dalam sholat, puasa, zakat, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan kita, dalam sistem pemerintahan di dunia ini. Karena Islam yang diturunkan Allah dan dibawa oleh Nabi Muhammad merupakan hidayah yang sempurna bagi seluruh umat manusia. Tidak ada satu persoalan pun yang menyangkut kehidupan manusia yang tidak diatur. Islam memuat aspek hukum –halal-haram, mubah-makruh, fardhu-sunnah—juga menyangkut masalah akidah, ibadah, politik, ekonomi, perang, damai, perundangan, dan semua konsep hidup manusia.

Bumi ini milik Allah, dunia ini milik Allah, dan Indonesia ini milik Allah kemudian mengapa kita tidak menerapkan aturan Allah secara sempurna?

Capture

Referensi:
http://www.dakwatuna.com/2007/04/02/146/islam-agama-sempurna/#ixzz36vLwj0I6
http://fikes.ummgl.ac.id/news/item/106/fitrah-manusia.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s