Posted in experience, menulis, Sharing, writing

Seminar Kepenulisan Tere Liye

Dari post ini aku hanya ingin berbagi mengenai ilmu yang aku dapatkan dari acara yang aku kunjungi hari ini. Dari judulnya sudah bisa ditebak kan, acara apa itu? Benar sekali, jadi hari ini aku mengikuti seminar kepenulisan dengan pembicaranya Bang Tere Liye. Siapa yang tak tahu beliau? Penulis yang sudah menerbitkan 20 lebih novelnya. Penulis favoritku. Aku lupa bagaimana proses awal aku jatuh cinta pada tulisan-tulisan beliau. Yang aku tahu hingga sekarang aku hampir memiliki semua karya-karya beliau. Mungkin lebih baik aku langsung saja ke inti tulisan ini yaitu bagaimana acaranya berlangsung. Daripada aku bercerita panjang lebar ngalur ngidul tapi justru ga nyambung dengan judulnya.

Acaranya dimulai pukul 09.00 bertempat di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM. Mencari ruangannya lumayan memakan waktu karena aku tidak mengenali medan yang sedang aku jalani, aku bukan mahasiswa fisipol dan aku juga jarang sekali mengunjungi fisipol. Setelah bertanya pada dua orang, akhirnya aku sampai di ruangan tersebut. Kursi penonton bagian putri sudah hampir terisi penuh tinggal tersisa dua baris di belakang, akhirnya karena tidak ada pilihan lain, aku duduk di barisan kursi nomor 2 dari belakang.

Selang beberapa menit, MC langsung membuka acara, memanggil moderator dan kemudian moderator memanggil sang bintang dalam acara ini yaitu Tere Liye. Beliau keluar dengan penampilannya yang bisa dibilang santai dan bersahabat, bahkan kalo menurut aku fashion beliau masih bisa dibilang masuk fashion mahasiswa. Ini sudah kedua kalinya aku bertemu beliau, sebelumnya di acara bedah buku yang diadakan di perpustakaan pusat UGM. Setelah moderator berbincang singkat dengan Bang Tere, diberikanlah kesempatan kepada Bang Tere untuk menguasai panggung sepenuhnya.

Dengan peserta kurang lebih sekitar 150 orang, Bang Tere merubah konsep yang awalnya seminar menjadi workshop meski ga berubah banyak dari konsep awalnya (Lha, padahal aku juga gatau gimana konsep awalnya ._.v). Jadilah semua peserta disuruh mengeluarkan kertas dan pena (atau apapun yang bisa digunakan untuk menulis). Kemudian perintah yang pertama yaitu coba tuliskan satu paragraf yang memiliki kata “hitam”. Aku pun tak mau kalah dengan peserta lainnya segera menggenggam pena dan mulai menuliskan kata-kata di kertas. Setelah itu Bang Tere secara random berjalan di sekitar peserta, meminta volunteer siapa yang ingin dibacakan tulisannya. “Kalau kalian ingin jadi penulis, jangan malu untuk dibacakan tulisannya” Beberapa tangan teracung, dan beberapa karya dibacakan Bang Tere, mungkin sekitar 15 karya.

Setelah itu Bang Tere kembali ke depan, dan memberikan satu kunci menulis. Kunci menulis itu sebenarnya adalah menemukan sudut pandang yang berbeda. Semua orang tentu sudah tahu kalau hitam adalah warna, gelap, suram, sedih dll. Namun yang dibutuhkan pembaca adalah sudut pandang yang berbeda. Beliau memberikan contoh tulisan seorang anak di acara yang pernah beliau datangi.

“Hitam selalu datang terlambat. Setiap ada acara dia terlambat. Setiap ada pertemuan dia terlambat. Akhirnya hitam dimusuhi. Teman-temannya pun, mejikuhibiniu pergi tanpanya.”

Maaf ya itu ga persis banget gitu sih, tapi ya intinya gitu. Tunjukkan sudut pandang yang berbeda. Akhirnya kami disuruh lagi membuat paragraf yang terdapat kata “hitam”nya namun buatlah dengan sudut pandang berbeda. Kali ini, aku tidak langsung menggoreskan tinta pena di kertas putih itu. Aku menunduk, memikirkan sudut pandang yang berbeda. Aku beranikan diri untuk memulai satu kata pertama dan ajaibnya satu paragraf pun selesai. Bang Tere pun mulai berjalan di sekitar peserta, mengambil dan membacakan karya dari beberapa peserta yang sudah mengacungkan tangannya. Aku ikut mengacungkan tangan, namun karena tempatku di bagian tengah dan aku tidak terlalu agresif jadilah tulisanku tidak dapat dihidangkan ke peserta lainnya.

(Hmmm sebenernya kalo aku mau jelasin detail isi acaranya, post ini bisa panjang banget, mungkin aku persingkat aja deh, atau nanti aku tulis sesi 2 nya). Oke lanjut. Jadi setelah Bang Tere berjalan dan membacakan karya-karya peserta sepertinya masih belum ada yang memiliki sudut pandang yang berbeda (soalnya ga ada yang dikasih hadiah oleh beliau). Akhirnya beliau menunjukkan satu contoh lagi. Kira-kira begini.

Seekor kuda hitam berlari di aspal hitam melaju dengan kencang. Kecepatan si kuda kira-kira 60 km/jam. Namun, di sebelah kuda hitam itu melaju sebuah mobil. Sedan hitam yang juga melaju di aspal hitam dengan kecepatan 100 km/jam. Kemudian…….. berapa lama waktu yang dibutuhkan keduanya untuk sampai di ujung jalan?

Hahaha aku yakin ga persis gitu yang diomongin, tapi intinya gitu ya. Jadi ternyata itu malah bikin soal pelajaran. Akhirnya aku jadi mikir itu kayak paragraf yang ga terduga-duga gitu lho. Awalnya mengajak pembaca berpikir, bertanya-tanya, ini mau ngomongin apa nih, tapi ternyata waktu di akhir pembaca dikejutkan dengan sesuatu yang tak terduga. Oh ternyata itu soal.

Jadi, kesimpulannya kunci menulis itu adalah temukan sudut pandang yang berbeda. Berpikirlah kreatif!

Sudah dulu ya, mungkin kalo ada kesempatan, bakal aku lanjutin ke sesi 2. Daripada bosen juga bacanya panjang-panjang. Bye. Terima kasih yang sudah membaca (kalo ada yg baca). Semoga bermanfaat. Mulai sekarang coba berpikir kreatif dan temukanlah sudut pandang yang berbeda, biar tulisan kita menarik!

*Sesi 2 udah aku tulis ya bisa diliat di sini

Advertisements

3 thoughts on “Seminar Kepenulisan Tere Liye

  1. Keren.. aku juga menulis tentang seminarnya Mr. Tere Liye di Surabaya, akhir bulan Mei 2016, Sobat..
    bisa baca di blog ku. dan sama. aku bagi jd 2 sesi. hehehee.. salam kenal.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s