Untukmu yang Masih Meragu

Aku ingin menulis indah, seperti seorang penyair saat menuliskan lirik-lirik syairnya. Aku ingin menulis indah, seperti seorang penulis yang menggerakkan jari-jemarinya dengan lincah di atas keyboard demi merangkai kata demi kata. Namun, aku hanyalah aku, yang akan menulis dengan gaya bahasaku sendiri. Meski mungkin tak sebagus dan semenarik mereka, niatku hanya ingin berbagi, hanya ingin memberi tau pada orang yang mungkin juga mengalami hal yang sama denganku bahwa sebenarnya mereka tidak sendiri.

Ini tulisan tentang suatu rasa yang kerap kali datang saat manusia diberikan beberapa pilihan. Ragu. Ya, rasa ragu sering kali menghantui saat aku diharuskan mengambil keputusan. Ragu apakah aku bisa mengambil amanah ini? Ragu apakah aku bisa bertanggung jawab? Ragu apakah aku memang pantas berada di sini? Ragu apakah suatu hal itu memang lebih baik bagiku sehingga akhirnya harus aku pilih? Ragu apakah jalan yang telah kuambil benar? Hingga akhirnya meski keputusan sudah diambil aku masih berada dalam keraguan.

Seiring waktu, keputusan yang dulu aku ambil meski dalam keadaan ragu ternyata bisa aku jalani. Aku tak membicarakan tentang bagaimana hasil keputusan yang aku ambil, apakah bagus atau jelek. Karena bila manusia sudah berusaha semaksimal mungkin, maka seharusnya bertawakal terhadap hasil adalah langkah selanjutnya. Seiring berjalannya waktu, ada banyak sekali pelajaran yang bisa kuambil, banyak pengalaman baru yang aku alami, aku berlatih tanggung jawab, aku berlatih untuk memberikan yang terbaik, aku memperbanyak jaringan di sekelilingku, dan aku lebih mengetahui tentang banyak hal.

Intinya, rasa ragu yang datang saat diberikan suatu keputusan bukan selalu berarti kau tidak bisa atau kau seharusnya tidak mengambil pilihan yang membuatmu ragu. Rasa ragu tersebut justru bisa membangun diri kita lebih positif salah satunya dengan cara melatih diri kita untuk keluar dari zona nyaman, melatih mengambil risiko dan bertanggung jawab dengannya.

‘If somebody offers you an amazing opportunity but you are not sure you can do it, say yes – then learn how to do it later!’ — Richard Branson 
Bagaimana pendapat kalian dengan quote di atas? Saat membaca quote tersebut pertama kali, komentar yang keluar dariku adalah nah, bener juga nih. Jika seseorang menawarkan kesempatan yang bagus tetapi saya ragu untuk melakukan hal itu maka katakan saja bahwa kau bisa, baru kemudian setelah itu seiring berjalannya waktu kau belajar melakukannya. Karena setiap keputusan apapun yang kita ambil, pada akhirnya akan selalu ada risikonya. Jadi, sekalipun kau tak mengambil keputusan akan tetap ada risiko yang kau dapatkan.
Pikirkan secara matang apakah ragumu itu membawa ke jalan yang salah atau bisa membawamu ke jalan yang benar. Bila kau tau ragumu itu berada di jalan yang benar, maka yakinlah dan hilangkan keraguan itu.  Jalanilah sekuat mungkin, ikhlaskanlah tanpa beban, dan yang paling penting mintalah selalu petunjuk pada Allah agar kau tetap selalu berada di jalan yang benar, yang membawamu menuju ke surgaNya. InsyaAllah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s