Posted in feeling, heart

[heartbreak]

Dan untuk ke sekian kali, aku menyerah tanpa pernah mencoba.

Diam memang menjadi ciriku. Karena aku tak mau kau tau bila aku menyimpan rasa. Mungkin dengan cara ini aku lebih mudah melupakanmu setiap kali aku tau bahwa tatapanmu selama ini tak mengandung arti apapun. Aku juga tau bila aku memang bukan siapa-siapa untukmu meski aku tak bisa memungkiri bahwa kau adalah siapa-siapa untukku.

Kuharap aku bisa membawa pergi semua kepingan milikmu dari dalam hatiku. Biar kubersihkan hatiku lagi. Entah untuk mengulang hal yang sama atau untuk mendapatkan tautan hati yang rela menaruh kepingan milikku di dalam hatinya.

Dan untukmu, semoga bahagia dengan dirinya.


P.S!!
Geli sendiri kalo dibaca sekarang. Entah ini draft tulisan jaman kapan….. Maklumlah dulu masih remaja labil+galau gitu (sekarang berkurang dikit :”). Mungkin ceritanya dulu lagi sedih karena patah hati, terus malah bikin tulisan ini. Padahal sekarang udah lupa patah hatinya sama siapa.. Ya bagus dong udah lupa, berarti emang berhasil membawa semua kepingan miliknya pergi dari hati ini ._.v wkwk apa banget sih san xD

Tapi untungnya setelah patah hati aku tau kalo hati ini tidak selemah yg aku kira, buktinya sekarang udah ga patah lagi hehe

Yes, I’ve trained my heart so it doesn’t break easily.

Advertisements

2 thoughts on “[heartbreak]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s