Posted in dream

Melukis Impian

Bismillahirrohmanirrohim.

Pada postingan kali ini saya akan menulis tentang impian saya. Melukis impian ini terinspirasi dari TED Talknya “Draw your future – Patti Dobrowolski”. Setelah menonton itu saya menjadi tertarik untuk melukis impian saya, dan akhirnya lukisan yang sangat simpel dan  sederhana tentang impian ini saya buat di selembar kertas HVS. Mungkin lebih tepat disebut oret-oretan dibanding lukisan.

impian
Ini dia oret-oretan impian saya! 🙂

Sebelumnya di gambar tersebut sebenernya ada satu impian terbesar saya yang tidak saya lukiskan di sana yaitu masuk surga. Yes, my ultimate goal is Jannah. Saya rasa setiap Muslim juga mempunyai impian untuk bisa memasuki surga di akhirat nanti, untuk kemudian bisa bertemu dengan Allah Swt. dan Rasulullah Saw. Semoga kita bisa dipertemukan kembali di JannahNya nanti ya. Aamiin. Ultimate goal saya ini berfungsi sebagai poros untuk impian-impian yang saya lukiskan di kertas HVS tersebut. Jadi bila saya punya impian, saya akan bertanya apakah impian ini bisa mendukung impian utama saya? Bila ada impian yang tidak sejalan atau justru menjauhkan saya dari surgaNya, maka impian tersebut akan saya coret dari daftar impian saya.

hbhbjknkj
Yes, my ultimate goal is Jannah. Gatau ini jaman kapan gambarnya

Yuk mari dilihat apa saja impian-impian saya.

  1. Hafizhah
    Menjadi penghafal Al Quran itu keren, banget! Saya selalu iri dengan para penghafal Al Quran. Bahkan saya sempet sedih dan menyesal kenapa waktu di masa kecil dulu tidak saya habiskan untuk menghafal Al Quran 😦 Rasanya enak banget kalo dari kecil udah hafal Al Quran. Well, tapi ga ada gunanya juga menyesal kan, jadi sekarang walaupun udah berkepala dua saya masih dan akan selalu berusaha buat menghafal Al Quran. Saya pengeeeeen banget bisa hafal Al Quran 30 juz. At least sebelum saya meninggal, saya sudah punya hafalan Al Quran 30 juz. Aamiin. Doain semoga bisa istiqomah ya.
    Oh ya alasan saya pengen jadi penghafal Al Quran itu karena banyak banget keuntungan yang bisa didapatkan para penghafal Al Quran. Bisa dilihat hadis-hadisnya, dijamin kalian pasti juga tergiur untuk menjadi para penghafal Al Quran. Para penghafal Quran itu akan menjadi keluarga Allah, diberi keberkahan oleh Allah, Al Quran dapat menjadi syafaat di hari kiamat nanti dan bagi saya pribadi yang paling menggiurkan adalah di hadis berikut ini.

    Disampaikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Salam yang diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim. Bacalah dengan hatimu “Siapa yang membaca Al-Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Quran.”

    Iya pengen banget pake mahkota itu dan memberikan jubah kemuliaan kepada orang tua :’) *nulis ini jadi merinding, antara takut dan semangat, semoga bisa ya. Selain itu dengan menjadi hafizhah ini ada beberapa impian di dalamnya yang terkait misalnya saya juga pengen bisa bahasa Arab, pengen belajar tafsir Al Quran, dll.


  2. Doctor
    Yaps kalo yang ini udah cita-cita dari kecil dan Alhamdulillah Allah mengizinkan saya buat kuliah di fakultas kedokteran yang berarti jalan menuju impian saya satu ini sudah sangat terbuka lebar. Semakin ke sini saya sadar, kalo jadi dokter itu sulit apalagi dengan kemampuan saya yang sangat biasa atau pas-pasan ini. Bukannya rendah diri atau gimana, tapi saya sadar kalau saya memang tidak sepintar teman-teman saya di sini. Perjuangan saya di sini tuh beneran jatuh bangun. Tiap abis ujian, jatuh, sedih karena ga bisa dapet nilai yang baik. Namun setelah fase jatuh dan sedih itu, saya mencoba bangun, bangkit lagi dan semangat lagi. Eh sayangnya ada ujian lagi, jatuh lagi, terus bangun lagi. Udah gitu aja diulang-ulang. Haha miris banget sih :” “Studying medicine is like true love. You suffer, fail, learn, fail again, fight and grow, but you never want to let go” Well, this quotes describes me a lot.
    Kalau dihubungkan dengan tujuan utama, maka menjadi dokter insyaAllah bisa mendukung tujuan utama saya. Bayangin deh, dengan menjenguk orang sakit maka 70.000 malaikat akan mendoakanmu agar kamu mendapat rahmat. Wah kalo jadi dokter otomatis selalu menjenguk orang sakit. Selain itu, rasanya ada pleasure tersendiri setelah kamu bantuin orang lain dan pleasure itu bisa saya dapatkan dengan menjadi dokter. Dalam perjalanan menjadi dokter ini, saya selalu meminta semoga semua kegiatannya selalu bisa saya niatkan karena Allah.  Doakan semoga saya bisa menjadi dokter muslim yang profesional ya. Aamiin.


  3. Traveller
    Travelling is so wonderful! Dengan travelling, saya dapat keluar dari zona nyaman saya, mendapat banyak pengalaman dan pelajaran, serta dapat mendewasakan diri dan membuka pikiran lebih luas lagi. Di dalam beberapa ayat dalam Al Quran ternyata dianjurkan untuk berjalan-jalan di bumi. Namun, jalan-jalannya bukan jalan-jalan biasa, maksudnya bukan cuma pengen happy happy, buka cuma buat belanja ini itu, bukan cuma buat foto hits masa kini biar bisa dishare ke temen-temen.
    Di Al Quran disebutkan bahwa berjalanlah di muka bumi agar kamu memperhatikan bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaan kemudian Allah menjadikannya sekali lagi (29:20), agar kamu perhatikan bagaimana kesudahan orang yang mendustakan Rasul (30:9), agar kamu perhatikan bagaimana akibat orang yang berdosa (27:69), dan lain-lain. Intinya dalam setiap perjalanan di bumi Allah ini maka harus selalu bisa menjadi perjalanan yang bermakna, perjalanan yang dapat memberikan pelajaran, yang dapat menjadi pengingat diri dan yang penting dapat makin mendekatkan kita kepada Allah.


  4. Entrepreneur
    Sebenernya kalo menurut saya pribadi, saya belum mempunyai jiwa entrepreneur, saya belum mengerti banyak hal tentang dunia bisnis, belum pintar mempromosikan produk, belum pintar menjual, belum pintar marketing, dll. Kadang ada sih ide-ide buat jualan ini itu. Sayangnya baru sampe tahap ide. Padahal kan salah satu hal penting untuk menjadi entrpreneur adalah action ya. Walaupun gini, saya pengen banget jadi entrepreneur, yang sukses, biar nanti bisa bantu orang (membuka lapangan pekerjaan), bisa bangun masjid, bisa bangun sekolah tahfizh Al Quran, bisa bangun panti asuhan, dan lain sebagainya. Hehe banyak banget ya keinginannya, tapi gapapa saya melukisnya dulu aja, biar makin semangat. Seiring waktu semoga saya bisa terus belajar dan bisa jadi entrepreneur yang sukses. Aamiin.


  5. Writer
    Nah kenapa saya pengen jadi penulis? Ini simpel, karena saya suka menulis, walaupun baru selevel nulis jurnal harian a.k.a diary, atau ya jadi penulis di sini, di blog saya sendiri. Bisa dibilang tulisan itu akan tetap ada meski diri ini telah tiada. Dengan menjadi penulis saya ingin menjadi bermanfaat, saya ingin bisa berbagi kepada orang lain, saya ingin orang-orang yang membaca tulisan saya mendapatkan “sesuatu” yang berharga. For now, I only write for myself, about what’s happening inside my head. And later I hope people can get something from what I write.


  6. Mother
    Last but not least, I want to be a mother. Yaps menjadi seorang ibu. Penting banget ya sampe ditulis? Iya, emang sepenting itu. Ibu adalah profesi yang sangat mulia. Menjadi ibu berarti menjadi guru utama untuk anak-anaknya dan menjadi pembangun peradaban. Saya ingin menjadi seorang ibu yang bisa mendidik anak-anak yang sholeh/sholehah, yang menjadi para penghafal Al Quran, yang berakhlak mulia, yang dapat bermanfaat untuk agama, lingkungan, yang bahagia dunia dan akhiratnya. Waduh berat ini omongannya udah jauh ke depan banget deh. Haha. Tapi gapapa biar semangat juga 😉 Sayangnya kalo sekarang saya nulis ini ada tahapan yang harus saya lewati dulu untuk menjadi seorang ibu yaitu mencari pasangan hidup #eaaaa baru deh punya anak dan jadi ibu. Sebagai ikhtiar maka saya akan terus memperbaiki diri dan berdoa agar diberi pasangan hidup terbaik, biar bisa jadi istri sholihah dan ibu yang dapat memajukan generasi Islami untuk anak-anak saya nanti. Aamiin. Apakah terlihat terlalu visioner? Haha no problem, impian kan emang harus divisualisasikan (dituliskan, dilukiskan) dan yang penting diusahakan. Yow, semangat! 😀

Alhamdulillah. Sekian tentang impian saya yang sudah saya lukiskan di selembar kertas HVS. Impian-impian ini bisa dibilang hanya gambaran besar dari sekian impian-impian saya. Thanks for reading. Minta doanya semoga bisa menjadi kenyataan ya. Aamin. Now it’s your chance to draw your future!

44305

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s