Posted in experience, Kisah, Travelling, trip

Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 2)

Setelah semalaman menghabiskan waktu dalam perjalanan bus Tokyo-Osaka, akhirnya aku tiba di stasiun bus Umeda di Osaka. Saat itu masih pagi dan matahari masih malu-malu untuk membagikan sinar dan kehangatannya. Cuaca dingin yang segera terasa saat aku turun dari bus membuatku ingin segera masuk ke dalam lounge stasiun bus Umeda. Di dalam lounge, aku memeriksa handphoneku dan ternyata sudah ada sms dari temanku yang isinya memberitahu bahwa dia sudah menungguku di lounge. Aku segera melihat sekitarku dan mencari temanku, namun sepertinya aku tidak menemukan dia di sana. Aku berusaha menelponnya dan saat telponku diangkat, aku melihat seseorang melambaikan tangan padaku dari luar lounge. Tidak salah lagi itu temanku. Sambil menarik koper kecilku, aku segera keluar lounge, menemui temanku sembari memeluknya melepas rindu. Kemudian kami berjalan ke stasiun kereta untuk menuju apartemennya. We talked so much about everything while we’re walking to her apartment.

Kami naik kereta menuju stasiun kereta terdekat dari apartemennya. Sesampainya di stasiun, dia mengambil sepedanya dan menuntunnya kemudian kami berjalan bersama menuju apartemennya. Kurang lebih 10 menit  berjalan kaki dari stasiun menuu apartemennya. Aku menitipkan koperku di kamarnya, istirahat sebentar, makan sereal, mandi dan bersiap untuk berjalan-jalan. Yeay! I really thanked her because she is so kind that she made her time just to accompany me for sightseeing in Osaka dan Kyoto.

Tujuan kami hari ini justru bukan Osaka melainkan Kyoto. Jarak Osaka Kyoto dekat mungkin kalo diibaratkan di Indonesia mirip dengan jarak Jogja-Solo. Kira-kira pukul 10 pagi, kami berangkat ke Kyoto dengan menggunakan kereta. Sesampainya di Kyoto, kami berganti naik bus menuju tempat wisata yaitu Kiyomizudera Temple. Jalanan menuju Kiyomizudera Temple penuh dengan toko souvenir dan makanan. Aku dan temanku tak lupa mampir sebentar ke toko Mochi, karena di sana kami bisa menyicipi tester mochi gratis 😉 Lumayan untuk mengganjal perut yang mulai lapar. hehe Aku tak lupa membeli satu kotak mochi untuk nanti aku berikan kepada teman-teman kantor di tempat perusahaan magangku di Tokyo.

Kami terus berjalan menuju Kiyomizudera dan segera terlihat gerbang masuknya, berfoto sebentar, kemudian berjalan masuk ke temple nya. Harga tiket masuk di sini yaitu 400 yen. Setelah masuk maka bangunan yang sering terlihat apabila kalian mencari di google dengan keyword “Kiyomizudera temple” segera terlihat. Keadaan saat itu cukup ramai, banyak orang berfoto sekaligus beribadah di kuil tersebut. Aku dan temanku segera menjelajahi kiyomizudera hingga rasanya kurang dari 1 jam penjelajahan kami selesai dan kami keluar. Alhamdulillah, Kiyomizudera checked!

Kami kembali melewati jalanan yang banyak dengan toko souvenir tadi, masuk ke beberapa tokonya, dan tak lupa aku membeli beberapa souvenir. Kami juga tergoda dengan ice cream dan crepes hingga akhirnya aku membeli ice cream dan temanku membeli crepes. Oh ya, di keramaian jalanan ini aku sempat bertemu dua orang pakistan, laki-laki. Awalnya dia menyapaku duluan dengan “Assalamu’alaykum”. Aku segera menoleh dan menjawab salam mereka. Aku rasa mereka mengenalku dari hijab yang aku gunakan. Dari sini langsung terasa kekeluargaan dalam Islam, kalo di Indonesia mungkin jarang banget menegur orang yang ketemu di jalan, tapi di sini karena muslim minoritas malah seneng banget kalo ketemu muslim. Ternyata mereka berdua bekerja di JICA (Japan International Cooperation Agency). Dalam program magangku nanti, aku juga akan berkunjung ke JICA namun ternyata mereka bekerja di JICA Tsukuba, bukan JICA Tokyo yang akan aku kunjungi. Setelah berbincang singkat, kami berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing-masing.

Tujuan aku dan temanku selanjutnya adalah Fushimi Inari Shrine. Awalnya kami naik kereta dulu kemudian berganti dengan bus. Lagi-lagi sebelum memasuki Fushimi Inari, banyak toko souvenir di kanan-kiri jalan dan kali ini banyak stand makanan yang menggoda. Tapi kami harus fokus dulu pada tujuan kami, kami berusaha maju terus pantang mundur hingga akhirnya kami lolos dari godaan makanan dan tiba di pintu masuk Fushimi Inari. Saat itu sekitar pukul 2, kami segera berjalan ke dalam dan jalan lewat lorong mainstreamnya Fushimi Inari. Saat kami berkunjung, sebenarnya di shrine itu sedang ada acara (seperti upacara) tapi sayangnya pengunjung tidak diizinkan mengambil foto. Aku dan temanku cuma melihat sebentar kemudian berjalan lagi. Kami tidak benar-benar menjelajahi Fushimi Inari hingga ke dalam, karena akan menghabiskan banyak waktu sedangkan kami masih ingin mengunjungi tempat wisata lainnya. Setelah mengambil foto di lorong mainstreamnya itu, kami langsung keluar. Kali ini kami tergoda untuk membeli taiyaki dan tempura (dari daging ikan). It was so oishii! Walaupun menurutku untuk tempuranya bumbu bubuk yang diberikan terlalu banyak.

Perjalanan selanjutnya adalah ke Kinkakuji. Sama dengan dua tempat lainna, awalnya kami naik kereta dulu kemudian berganti naik bus. Kali ini kami menemukan sedikiti rintangan, yaitu kami bingung mencari halte bus yang bisa menuju kinkakuji. Kami berjalan-jalan lumayan lama, berusaha menemukan halte yang tepat dan akhirnya ketemu juga, dengan bus yang kami naiki yaitu bus nomor 59. Kami tiba di Kinkakuji sektiar pukul 3.30 sore dan kinkakuji sudah akan tutup pukul 5 sore. Berarti kami harus memanfaatkan 1 setengah jam untuk berjalan-jelan di sana. Tarif masuk kinkakuji adalah 400 yen, begitu kami masuk, pemandangan khas kinkakuji yaitu kuil emas dengan ayam emas di atapnya segera terlihat. Aku dan temanku bergantian mengambil foto kemudian minta tolong kepada salah satu pengunjung (orang Jepang) untuk mengambilkan foto kami berdua. Lanjut ke perjalanan selanjutnya adalah mencari toilet. Jadi sembari menjelajahi kinkakuji aku juga sekaligus mencari lambang toilet. hehe. Tak tarasa kami selesai menjelajahi kinkakuji dan tiba di toko souvenir. Lagi-lagi aku tak tahan untuk membeli souvernir di sana berupa gantungan kunci.

Waktu sudah menunjukkan pukul 04.30 dan aku belum sholat. Akhirnya aku mengambil wudhu di toilet dekat tempat parkir dan mencari tempat sholat. Namun, aku tidak dapat menemukan tempat sholat sehingga aku memilih untuk sholat di belakang salah satu bus yang sedang parkir. Aku langsung menjamak sholat zuhur dan asar. Perjuangan untuk sholat di Jepang itu memang ga semudah di Indonesia, kalo di Indonesia bisa dengan mudah menemukan tempat sholat atau masjid. Nah kalo di Jepang masjid aja jarang banget, apalagi tempat sholat atau mushola gitu. Untuk lebih tau tentang tentang pengalamanku sholat di Jepang bisa dibaca di sini. Shinta menungguku karena dia sedang tidak sholat. Setelah itu kami langsung menuju halte terdekat untuk ke Kyoto Eki, stasiun Kyoto.

Saat pulang dari Kinkakuji ternyata kami salah naik bus, kami mengambil bus yang arahnya bertolak belakang dengan tujuan kami. Untungnya temanku dengan bahasa jepangnya yang sangat fluent, bertany ke salah satu penumpang. Penumpang tersebut memberitahu bahwa kami juga masih bisa pergi ke stasiun kyoto dengan berganti naik kereta. Gapapa yang penting bisa sampai, soalnya udah khawatir kalo harus balik lagi ke halte yang awal tadi. Setelah naik kereta dan tiba di Kyoto eki, aku langsung bisa melihat pemandangan indah dari Kyoto tower. Tak lupa berfoto dengan background Kyoto Eki lalu turun ke mall di lantai bawahnya untuk mencari makan. Kami makan malam kemudian kembali ke apartemen temanku di Osaka. What an effective adventure in Kyoto only for 1 day 🙂 Alhamdulillah. Stay tune for the 3rd part, tentang jalan-jalan di Osaka.

Advertisements

One thought on “Perjalanan ke Osaka-Kyoto (part 2)

  1. Pingback: life in letters

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s